tips sehat, resep, mental health

09 Maret 2019

Pengalaman terkena Penyakit Pityriasis Rosea | Digigit Orochimaru!!!! :(((

Halo semua! Kali ini saya ingin berbagi pengalaman selama terkena suatu penyakit yang saya sendiri kesulitan menyebutkan namanya, yaitu Pityriasis Rosea. Saya lebih senang menyebutnya penyakit "digigit Orochimaru" hahaha.

Penyakit ini merupakan salah satu penyakit yang menyerang kulit dalam bentuk ruam, untuk detail lebih jelasnya teman-teman bisa search sendiri di google terkait penyakit ini. Kali ini saya hanya akan membagikan pengalaman saya selama terkena penyakit ini, dari mulai gejala apa saja yang saya alami sebelum, selama, dan sesudah terkena penyakit ini, dan apa saja yang saya lakukan sampai penyakit ini hilang dari tubuh saya.

Awal Mula Muncul Ruam

Untuk tanggal pastinya kapan saya terkena penyakit ini sebenarnya saya sendiri juga tidak mengetahuinya, yang pasti awal mula saya sadar bahwa ada yang salah dengan tubuh saya yaitu sekitar awal bulan Desember 2018 lalu, persis dibawah dada kiri saya muncul satu buah ruam berwarna merah muda yang lumayan besar berbentuk oval, mungkin sekitar 2-3cm. Ruam tadi bentuknya sedikit menonjol dan bersisik.

Awalnya saya tidak tahu, namun setelah ruam menyebar dan saya mencari informasi di internet terkait hal ini barulah saya tahu bahwa ruam awal ini yang disebut Herald patch, dan merupakan salah satu tahapan awal seseorang yang terkena penyakit Pityriasis Rosea.

Minggu Pertama: Salah Diagnosa Alergi Makanan

Tepat setelah ruam awal itu muncul di tubuh saya, sekitar 2-3 hari kemudian ruam tersebut menyebar ke bagian dada. Ruam baru yang muncul menyerupai herald patch dengan ciri-ciri sama, namun dengan ukuran yang lebih kecil, mungkin sekitar 0,5-1 cm. Saat itu masih saya biarkan karena saya pikir itu adalah biang keringat.

1 minggu berjalan ruam di tubuh bukannya berkurang malah semakin bertambah banyak, dari sini saya mulai curiga ada sesuatu yang salah dengan tubuh saya. Saat itu yang saya lakukan adalah pergi ke dokter umum langganan untuk memeriksakan keadaan tubuh saya.

⚠ Diagnosa awal yang keliru

Setelah diperiksa dan diberikan suntikan antibiotik, dokter menjelaskan bahwa tubuh saya terkena alergi makanan. Saya bingung saat itu karena dari kecil pun saya tidak pernah punya riwayat alergi terhadap makanan apapun. Tetapi karena dokter sudah bilang seperti itu saya hanya mengiyakan. Saat itu selain suntikan antibiotik saya diberikan obat berupa pil dan juga salep untuk dioleskan ke bagian tubuh yang muncul ruam.

Minggu Kedua: Menemukan Jawaban di Internet

2 minggu berjalan, pil dari dokter habis, salep masih belum berkurang karena saya risih kalau badan saya ketempelan salep, namun ruam di tubuh saya makin bertambah banyak dan rasa gatal mulai muncul. Dari sini saya makin merasa yakin bahwa yang saya alami bukan alergi makanan ataupun biang keringat.

Sempat berpikir untuk pergi ke dokter spesialis kulit, namun saya urungkan niat dan mulai mencari informasi di internet. Setelah membaca dan melihat akhirnya saya menemukan suatu penyakit yang 100% cocok dengan apa yang saya alami saat itu, tidak lain dan tidak bukan adalah Pityriasis Rosea. Ternyata lumayan banyak juga orang Indonesia ataupun orang dari luar negeri yang terkena penyakit ini.

ⓘ Tentang Pityriasis Rosea

Dari apa yang saya baca penyakit ini sebenarnya tidak butuh penanganan khusus, dan akan hilang dengan sendirinya. Dari beberapa artikel dari web dan blog yang saya baca, waktu yang dibutuhkan setiap orang untuk terlepas dari penyakit ini bermacam-macam, mulai dari 1-12 minggu. Penyebabnya sendiri belum ditemukan secara pasti, diduga karena infeksi virus.

Sedangkan pada saat itu saya sudah jalan 2 minggu terinfeksi dan belum menunjukkan tanda-tanda akan hilang. Saat itu ruam sudah menyebar ke bagian dada sampai pusar, bagian punggung dan tangan. Berikut ini saya lampirkan foto saya setelah 2 minggu terkena Pityriasis Rosea.

Klik foto untuk memperbesar · Kondisi setelah 2 minggu

Terlihat ruam menyebar hampir merata ke seluruh badan dan tangan. Sebenarnya saya sendiri tidak begitu terganggu karena tidak berpengaruh banyak ke kondisi tubuh. Suhu tubuh saya masih normal. Yang membuat saya terganggu adalah rasa gatal yang muncul. Dalam kondisi normal rasa gatal yang muncul hanya terkadang saja, namun akan bertambah gatal saat badan berkeringat.

Solusi saat itu yang saya lakukan yaitu dengan mandi. Selain itu karena pekerjaan sehari-hari saya bertemu langsung dengan customer, dan dengan kondisi saat itu saya tidak ingin terlihat sebagai orang yang tidak peduli kebersihan dan juga karena saya membawa nama perusahaan, yang bisa saya lakukan saat itu adalah menutupi badan dengan menggunakan sweater/jaket lengan panjang.

Minggu Ketiga: Ruam Menyebar ke Seluruh Tubuh

3 minggu berjalan, ruam yang muncul semakin banyak dan menyebar hampir ke seluruh tubuh. Mulai dari rahang, leher, seluruh badan, tangan, paha sampai betis. Seluruh tubuh saya tertutupi ruam, kecuali wajah, telapak tangan, telapak kaki dan area sensitif. Badan saya makin terasa gatal, bahkan saat kondisi tubuh tidak berkeringat rasa gatal tersebut muncul. Saat itu juga suhu tubuh saya meningkat, badan saya panas.

⚠ Pelajaran penting: jangan digaruk!

Satu pelajaran untuk siapapun yang sedang mengalami penyakit ini, gatalnya jangan digaruk. Karena makin digaruk gatal tersebut tidak akan pernah hilang malah akan semakin menjadi. Pengalaman saya pernah menggaruk bagian tubuh yang gatal sampai mengeluarkan darah, rasa gatalnya tidak pernah hilang. Solusi yang bisa dilakukan yaitu dengan memberikan bedak bayi ke bagian tubuh yang gatal, dengan begitu bisa menghilangkan rasa gatal yang muncul.

Berikut ini saya lampirkan foto saya setelah 3 minggu terkena Pityriasis Rosea.

Klik foto untuk memperbesar · Kondisi setelah 3 minggu

Tau anime Naruto? Kalau dilihat mirip waktu Sasuke digigit Orochimaru kan? Hahaha. Pada kondisi itu ditutupi dengan jaket pun ruam masih terlihat teman-teman, karena sudah menyebar sampai leher. Rasa gatal pun sudah parah. Pada saat itu saya hanya memberikan bedak bayi saja untuk mengurangi rasa gatal yang muncul.

Minggu Keenam: Mulai Membaik

Butuh waktu sekitar 7 minggu untuk semua ruam di tubuh saya menghilang dengan sendirinya. Di minggu ke-6 sebenarnya ruam sudah mulai menunjukkan tanda akan hilang, karena saat itu ruam di tubuh saya sudah tidak lagi berwarna merah, namun sudah sama dengan warna tubuh normal saya. Saya masih bisa merasakan ruam tersebut karena ruam masih menonjol dan bersisik.

Pada saat itu rasa gatal masih muncul, namun karena pemberian bedak bayi secara rutin bisa menangkal rasa gatal tersebut. Berikut ini saya lampirkan foto saya setelah 6 minggu terkena Pityriasis Rosea.

Klik foto untuk memperbesar · Kondisi setelah 6 minggu

Selain diberi suntikan antibiotik, obat berupa pil, dan salep yang tidak pernah saya pakai, praktis yang saya gunakan untuk mengobati penyakit ini hanyalah bedak bayi. Meskipun itu hanya meredakan rasa gatal, tapi terbukti sangat membantu.

Refleksi: Apa yang Menyebabkan Penyakit Ini Muncul?

Sebelum penyakit ini hinggap di tubuh saya, memang kualitas hidup saya sangat tidak baik. Beberapa faktor seperti:

1

Masalah yang menumpuk terus menerus sehingga menyebabkan stres berlebihan.

2

Pola tidur tidak teratur (sering begadang, porsi tidur kurang dari 7-8 jam sehari).

3

Pola makan tidak teratur dan tidak seimbang (jarang makan buah dan sayur).

Saran saya untuk semua yang sedang membaca: jaga kesehatan tubuh baik itu jasmani dan rohani, hindari stres yang berlebihan, jaga stamina tubuh, kalau perlu minum vitamin, jangan sering begadang gak penting, makanlah teratur dan seimbang. Semoga selalu dilimpahkan kesehatan kepada kita semua, sakit itu gak enak bro! 💚
ⓘ Catatan penting

Penyakit ini tidak menular.

Share:

8 komentar:

  1. Saya sedang mengalami penyakit ini, cuman bedak gatal aja sih, saya baru 4 minggu terkena pityriasis rosea ini, btw sedang di fase gatal aja yg gk tertahan kan, semoga cepet sembuh deh aminnn

    BalasHapus
  2. aku juga ini udah d minggu ke 3. terkna pnyakit ini.. emang yg utama pola hidup yg tidak terjaga menjadi penyebabnya. GWS untuk semua

    BalasHapus
  3. Saat ini sedang merasakannya. Memasuki minggu ke 3, gatalnya tidak tertahankan

    BalasHapus
  4. Awalnya ak kira terkena jamur/alergi ,Berbagai macam obat sdh ak coba dari ketokonazole,incidal,supertetra,salep mycoral,terakhir coba pakai salep acyclovir 5% ,alhmdulilah mulai agak kering ,baru tau gara2 stres doang bisa kena penyakit kaya gini

    BalasHapus
  5. Aku kyk nya ngalamin ini deh udah bulan kedua deh kek nya ga terlalu ingat kapan yg jelas uda lebih sebulan,fase dimana lagi banyak2 nya..karna uda gogling jadi agak nyantai nanggepin nya...kalau ga akunya stres bgt,mana ditangan aku rame bgt lagi ni ruam.semoga lekas sembuh deh huhu

    BalasHapus
  6. Anak saya baru ngalamin ini. Gatalnya hingga 6 minggu baru sembuh.intinya untuk mengurangi gatalnya oleskan lotion yg tdk mengandung wangian seperti QV ke tubuh yang kena baru 5 mnt kemudian kasih salep yg diresepkan dokter.Hindari pemakaian bedak gatal karena malah bikin kulit kering.obat minum diperlukan untuk mrngurangi gatalnya.semoga bermanfaat.

    BalasHapus
  7. Aq lagi ngerasain.. cerita.a hmpir mirip..tp aq udb jalan 2 bln..dan ini hilang muncul lagi.. aq kira awalnya kurap,,aq kr dr.umun dn disuntik jg.. agak mndingan dikasih salep kurap jg,,stlh obat anyi gatal.a habis ruam masih merah2,,dn muncul yg kevil2 dipunggung aq ke dr.spesialis kulit cuma dksh salep dn obat anti gatal..dr.blg kta.a bs hilanv sendiri. Salep dipakai ruam jd hilang..tp stlh hbs munvul lg kecil2 nnyak..dn ni sdah jalan 2 bln lebih

    BalasHapus
  8. Terimakasih infonya gan, sudah sebulan ini, dan ruam semakin banyak.

    BalasHapus

Tambahkan Komentar Anda

📊 Info Blog
🌿
Topik Utama
Kesehatan & Gaya Hidup
Tips sehat, resep, mental health
📝
Artikel Tersedia
3 Artikel
Update 3–4× per minggu
📅
Artikel Terbaru
Manfaat Meditasi untuk Kesehatan Mental: Panduan Memulai dari Nol
29 Juni 2026
🔥
Aktivitas posting minggu ini
Blog aktif  ·  Konten baru setiap minggu
🌍 Pengunjung
Flag Counter

Cari di Blog Ini